Repository Policy
KADIGRA – Jurnal Kajian Strategis Digitalisasi Pemerintahan mendukung kebijakan self-archiving dan penyimpanan artikel dalam berbagai repositori untuk memperluas aksesibilitas dan dampak ilmiah publikasi.
1. Self-Archiving Policy
Penulis diperbolehkan untuk menyimpan dan mendistribusikan versi artikel mereka dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pre-print (versi sebelum peer review):
Dapat diunggah ke repositori pribadi, institusi, atau server preprint kapan saja. - Post-print (versi setelah peer review / accepted manuscript):
Dapat diarsipkan di repositori institusi atau publik setelah artikel diterima untuk publikasi, dengan mencantumkan informasi jurnal KADIGRA sebagai tempat publikasi resmi. - Published version (versi terbit resmi):
Dapat diarsipkan di repositori institusi, akademik, atau personal dengan menyertakan kutipan lengkap dan tautan ke versi publikasi resmi di jurnal.
2. Repositories yang Diperbolehkan
Artikel dapat diarsipkan pada:
- Repositori institusi (universitas atau lembaga penelitian)
- Repositori subjek atau bidang ilmu
- Repositori pribadi penulis
- Platform akademik seperti Google Scholar Profile, ORCID, atau ResearchGate
3. Ketentuan Atribusi
Setiap versi artikel yang diarsipkan wajib mencantumkan:
- Judul artikel
- Nama penulis
- Informasi publikasi di KADIGRA
- DOI (jika tersedia)
- Tautan ke versi resmi jurnal
4. Tujuan Kebijakan Repository
Kebijakan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan visibilitas dan sitasi artikel
- Mendukung prinsip open access
- Mempercepat diseminasi hasil penelitian
- Memperkuat kolaborasi ilmiah di bidang digitalisasi pemerintahan
Seluruh pengelolaan publikasi dan pengarsipan artikel di KADIGRA dilakukan melalui sistem Open Journal Systems untuk memastikan keteraturan, transparansi, dan keberlanjutan akses ilmiah.




