Artificial Intelligence Policy

AgriFood Journal: Global Agriculture and Food Systems Journal mendukung penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bertanggung jawab dalam proses penulisan, penyuntingan, dan publikasi artikel ilmiah.

Penggunaan AI diperbolehkan hanya sebagai alat bantu dalam mendukung proses akademik, seperti:

  • Pemeriksaan tata bahasa dan bahasa akademik
  • Penyuntingan teknis penulisan
  • Penerjemahan bahasa
  • Pengolahan data tertentu yang relevan dengan penelitian

Namun demikian, penggunaan AI harus tetap mematuhi prinsip integritas akademik dan etika publikasi ilmiah.

Ketentuan Penggunaan AI

Penulis wajib memperhatikan ketentuan berikut:

  • AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis (author) artikel ilmiah.
  • Penulis tetap bertanggung jawab penuh terhadap seluruh isi naskah, data, analisis, interpretasi, dan keaslian karya ilmiah.
  • Penggunaan AI yang signifikan dalam proses penulisan atau analisis harus diinformasikan secara jelas dalam bagian metode, acknowledgements, atau keterangan khusus dalam artikel.
  • Penulis dilarang menggunakan AI untuk menghasilkan data palsu, fabrikasi referensi, manipulasi gambar, maupun bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya.

Tanggung Jawab Editor dan Reviewer

Editor dan reviewer dapat menggunakan alat bantu AI secara terbatas untuk mendukung pemeriksaan bahasa, similarity, maupun evaluasi teknis naskah, dengan tetap menjaga kerahasiaan dokumen dan integritas proses peer review.

Pelanggaran Kebijakan AI

Apabila ditemukan penggunaan AI yang melanggar etika publikasi, seperti fabrikasi data, manipulasi konten ilmiah, atau penyalahgunaan AI lainnya, maka jurnal berhak menolak, mengoreksi, atau menarik kembali artikel yang telah diterbitkan.

Melalui kebijakan ini, AgriFood Journal: Global Agriculture and Food Systems Journal berkomitmen mendorong pemanfaatan teknologi AI secara etis, transparan, dan bertanggung jawab dalam mendukung perkembangan publikasi ilmiah.